RSS

Bindi…(lanjutan)

Dari Darah Hewan Ke Bahan Kumkum

Dulu, warna merah bindi berasal dari darah hewan yang di persembanhkan kepada Dewi, ketika untuk pertama kalinya memasuki rumah suaminya. Kemudian simbol darah darah di gantikan oleh bahan kumkum yang terbuat dari campuran bahan-bahan alami khas India. Di India ”kumkum” ini merupakan bahan unik dan punya peran besar dalam tradisi perkawinan di India. Dan biasanya, pada setiap wanita India bertamu, maka saling menawarkan ”kumkum” karena di percaya membawa berkah. Namun yang demikian ini hanya berlaku di kalangan kasta Brahmana.

,

 Bindi Di India Sekarang

Seiring dengan perkembangan jaman yang diikuti dengan gerak laju perkembangan teknologinya, maka pembuatan bindi pun mengalami pergeseran. Kalau dulu-dulunya bindi di buat sendiri, lalu 15 tahun terakhir ini bindi tidak lagi di bikin sendiri, melainkan sudah ada dalam bentuk sticker yang terbuat dari bludru. Lebih praktis setelah darah hewan, kemudian kumkum yang bersiafat cair, ini pun sekarang di ganti oleh bubuk ”sindor” yang bersifat lebih padat, lengket semacam stiker yang bisa di lepas kembali.

Bindi sekarang tak lagi meresahkan para wanita India, karena telah memiliki pandangan dan penilaian lain, bahwa pengorbanan yang sesungguhnya tidaklah terletak pada keaslian bindi, melainkan pada pembuktian yang nyata. Cara pandang yang demikian itu akhirnya juga menjadikan bentuk dan warna bindi pun sudah beragam. Dan para gadis India sekarang lebih suka bereksperimen dalam memakai bindi, bahkan ada yang membuat pola bindi sendiri.

 

Bindi Bagi Laki-Laki

Pamakaian bindi d India pada dasarnya tidak hanya terbatas pada kaum wanitanya, tetapi juga bagi para lelakinya dan juga pada anak-anak. Tetapi sisi tujuannya berbeda. Bagi pria, bindi di kenakan secara khusus, ketika ia merasa lemah dalam konsentrasi dan pendalaman pikiran, sebab bindi di artikan sebagai Chakra ke enam yang mewakili buat kreativitas, kecendasan dan penciptaa. (cakThoL)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 24, 2011 in Uncategorized

 

ARTI TANDA MERAH DI DAHI WANITA INDIA

Pada umumnya para wanita India pada dahinya, di bagian tengah antara kedua matannya terpasang tanda merah yang dalam bahasa setempat tanda merah tersebut di namai ‘bindi’.

Dalam sebuah pepatah India kuno, di katakan bahwa wanita yang menggunakan ‘bindi’ di dahinya seribu kali lebih cantik di bandingkan dengan yang tidak, hal ini – tentunya – jika di lihat dari mata bathin.  Bindi, ”mata ketiga”  khas India, merupakan simbol darah pengorbanan wanita India.

Namun pada dasarnya, tidak mesti semua wanita atau gadis India boleh dan sekaligus bersedia memakai bindi, dan mereka pasti terlebih dahulu berfikir 10 kali untuk memberinya.. Mengapa ? Bindi, disamping merupakan lambang pengorbanan, juga merupakan ikrar kesucian seorang wanita kepada orang yang di kasihinya hingga hembusan dan tetes darah terakhir. Dengan demikian maka tidak berarti semua wanita India , termasuk para wanita yang biasa beradegan di layar lebar dengan pesona bindi di dahinya, adalah bindi yang sebenarnya. Atau bisa jadi – mungkin – sebagian dari mereka yang tidak boleh atau yang takut untuk memberi bindi.

Pada awalnya bindi hanya merupakan sebuah simbol, dengan warna dan bentuknya tidak beragam seperti sekarang ini. Bindi terambil dari bahasa sansekerta ”bindu” yang berarti ”tetesan’‘. Bindi merupakan simbol dari ‘mata ketiga’  yang bersifat spritual yang di sebut dengan ”ajna chakra” yang diyakini sebagai syarat utama dari tubuh manusia

Warna merah  yang selalu pada bindi, karena orang Hindu percaya kalau itu melambangkan ‘shakti’ ( dewa kekuatan), dan warna merah juga di percaya oleh masyarakat India kuno, sebagai praktek pengorbanan dasar  untuk memuja para dewa, terutama dewa shakti, juga merupakan simbol cinta.

pada jaman India kuno, calon pengantin pria memasangkan darahnya pada dahi sang calon isteri sebagai tanda perkawinan. Pada saat itu, bindi bindi bebentuk seperti daun. Pada masyarakat India Utara, bindi adalah tanda atau status simbul seorang gadis yang sudah menikah. Sementara di India Selatan, bindi hanya digunaklan oleh para gadis. Namun ketika seorang wanita di tinggal mati oleh suaminya, atau telah menjadi janda, simbol itu tidak boleh lagi di pakai. Bindi memang menjadi ciri khas India, tetapi sebenarnya bindi hanya di gunakan oleh umat Hindu saja. (bersambung)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 8, 2011 in Uncategorized

 

TriK MenGhindAr dARi EjaKuLASi DiNi

” Kenikmatan yang tiada tara, kenikmatan yang tek tertandingi dan kenikmatan yang sulit dilukiskan oleh apapun, itulah sex. Dan hampir dari sebagian besar dan mayoritas orang-orang selalu memburunya. Dalam pemburuan ini, bukan berarti bebas hambatan dan terhindar dari gangguan, melainkan di persoalan sex ini juga terdapat gangguan yang sangat menghantui, yaitu ejakulasi dini.”

 

Dalam konteks hubungan seksual ejakulasi dini adalah ancaman untuk meraih kenikmatan yang sempurna. Hal yang demikian, oleh sebagian orang disikapi dengan menggantungkan diri pada obat-obatan. Sehingga lama kelamaan ketergantungan kepada obat-obatan itu menjadi bagian dari kehidupan seksualnya. Serba obat dan tidak percaya diri lagi. Memakai obat kuat pun sebenarnya beresiko, membuat Mr P tak pernah bisa tegang kecuali jika terbantu dengan obat. Ini bahaya.

Langkah-Langkah

Cara yang terbaik adalah mengatur fisik dan psikologis kita. Santai, tidak perlu ”grusa-grusu”. Atur pernafasan dan aliran darah dengan pikiran dan perasaan. Uraiannya sebagai berikut: Pertama, hindarkan betul-betul sikap tergesa-gesa. karena tergesa-gesa akan mempercepat terjadinya ejakulasi yang cepat, karena ketergesaan menjadikan ”siklus sperma” yang seperti air cepat pula mengalir pada tempat yang lebih rendah. Kedua, hilanglkan perasaan cemas, perasaan kuatir  dan perasaan-perasaan negatif lainnya yang berbau minder. Tegarkan saja dalam berhubungan, dan tetap tanamkan keyakinan bahwa kita kuat dan mampu memberi kepuasaan yang di inginkan oleh pasangan. Ketiga, ”stop start”.  Caranya cabutlah Mr kita di saat kita akan merasa ejakulasi, jangan terlambat. Lalu tekanlah bagian leher Mr kita dengan jari telunjuk dan jempol tangan kanan anda. Lakukan hal ini dua atau tiga detik, lalu ulangi lagi berhubungan intim. Lakukan hal ini secara terus menerus sehingga sang pasangan mengalami orgasme. (cakthol dari beberapa sumber)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 2, 2011 in Uncategorized

 

Gadis Cantik Durhaka Berubah Jadi Binatang

Apabila Allah SWT yang telah kita pahami sebagai Dzat Yang Maha Kuasa, Yang Maha Adil dan Maha Segalanya, berkehendak, apapun bisa terjadi. Mengubah siapapun dapat berubah dan ‘menjadi’ apa dan siapa yang berbeda. Berupaya untuk tidak secuil pun dalam hati dan pikiran terbesit rasa dan pikiran meremehkan ke Maha Kuasa-NYa.”

     Umi Syahdiyah, warga Oman dalam keluarganya dikenal sebagai golongan yang cukup taat beribadah. Kebiasaan yang selalu dilakukan oleh perempuan ini yaitu membaca al-qur’an di ruang tengah rumahnya setiap selesai melaksanakan shalat maghrib. Kebiasaan  membaca al-qur’qn itu dilakukan oleh Umi Syahdiyah sejak ia masih gadis hingga memiliki anak dan cucu.

     Dilingkungan perkampungannya Umi Syahdiyah dikenal sebagai perempuan yang taat. Dan kebiasaan membaca al-qur’an setiap usai shalat itu tidak hanya dilakukan oleh sang Umi saja melainkan juga diikuti sang putrinya yang manis, yaitu Salwa. Tapi iblis adalah tetap iblis dalam posisinya sebagai musuh pertama dan utama manusia selamanya tidak akan pernah rela dan membiarkan manusia berbuat dan melakukan kebaikan-kebaikan. Seperti yang terjadi pada diri Salwa yang semula berkepribadian lembut, penurut dan taat dalam beribadah sebagaimana Uminya, lalu tanpa diduga, karena sebab acara yang harus ditonton di televisi, dapat mengubah polah tingkahnya mewujud menjadi gadis manis yang durhaka.

Kronologi

     Seperti kebiasaan yang telah biasa dilakukan oleh Umi Syahdiyah dengan putrinya Salwa, membaca al-qur’an setiap usai melaksanakan shalat berjamaah di rumahnya. Tidak sebagaimana biasanya, kali ini Salwa usai melaksanakan shalat langsung bergegas ke ruang tengah dan menyaksikan acara yang sedang berlangsung di televisi, sedangkan Umi Syahdiyah, masih dalam pakain lengkap shalat mengambil al-qur’an dan kemudian duduk di dekat Salwa yang sedang asyik dengan acara di televisi. Umi Syahdiyah pun sebenarnya cukup toleran melihat putrinya yang sedang mabuk dengan salah satu acara teve Negeri Oman, sehingga sang volume suara umi Syahdiyah dalam melantunkan ayat-ayat alqur’an pun dilirihkan.

Salwa Berubah Binatang

     Kalau iblis bersama-sama para prajuritnya sedang beraksi menyerang dengan jurus-jurus kelicikan dan tipu dayanya telah mengelilingi akal dan hati Salwa, sikap toleransi yang ditunjukkan Umi Syahdiyah dengan suara yang cukup lirih dalam membaca ayat-ayat al-qur’an pun tidak bermakna dan dirasakan oleh Salwa sebagai suara yang tetap mengusik dan menggangu keasyikannya dalam menikmati acara teve. Karena Salwa merasa terusik, akhirnya ia bangkit dari duduknya dan mendekat ke ibunya, lalu mengambil al-qur’an dari pangkuan ibunya dengan wajah beringas membantingnya ke lantai. Kejadian ini membuat Umi Syahdiyah tertegun, terperangah, dan terbesit dalam hatinya tidak percaya kalau sikap itu adalah  dari Salwa, melainkan  karena ada peran iblis yang menyusup mempengaruhinya. Sekalipun demikian, Umi tetap sebagai ibu yang bijak, ia lalu mengambil al-qur’an yang berserakan di lantai karena ulah Salwa yang beringas membabi buta. Berawal dari kejadian ini, lalu secara pelan-pelan ada perubahan dalam tubuh Salwa. Tubuh Salwa yang sebelumnya tinggi semampai, di amati oleh sang ibu berubah memendek dan membungkuk. Tidak itu saja, melainkan wajahnya pun ikut berubah. Menggelepar di lantai. Wajahnya mirip dengan kanguru, sedangkan kaki dan tangannya mirip dengan kera atau sipangsih. (disadur kembali dari ”Religi” ed. perdana,okt. 2005)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 30, 2011 in Uncategorized

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 30, 2011 in Uncategorized